Hello (juga) My Love!
January 11, 2019
Memori ini masih mengingat dengan baik ketika Westlife mengadakan Farewell Tour yang diselenggarakan di Croke Park, Dublin pada Juni 2012 yang lalu. Pada saat setlist lagu terakhir sebelum encore, mereka menyanyikan lagu You Raise Me Up, dan ini menjadi bagian yang memorable. Itu adalah setlist terakhir sebelum encore yang paling menguras air mata. Bagaimana tidak, Westlife merupakan band pertama yang menjadi idola saya; saat masih dalam formasi lengkap Nicky Bryne, Kian Egan, Mark Feehily dan Brian McFadden. Namun seiring perjalanan waktu, Brian – si kesayangan, memutuskan bersolo karir hingga tinggalah mereka ber-empat. Usai Farewell Tour tujuh tahun silam, saya kira tidak akan bisa melihat mereka bermusik bersama-sama lagi.
***
Waktu itu tahun 1999, saya masih duduk di bangku TK dan masuk ke toko kaset. Pramuniaga yang menjaga toko kaset itu dengan ramah menyambut dan mengarahkan saya ke bagian lagu anak-anak. Namun saya malah mencari yang lain, dan kemudian saya bertanya dengan lafal-r yang masih belum jelas. Mencari kaset Westlife. Mungkin dalam hati si pramuniaga, ini anak cepet sok gede banget sih. Tapi memang begitulah, lagu-lagu Westlife terdengar ramah di telinga kanak-kanak saya waktu itu. Kala itu juga, animo masyarakat terhadap musik analog masih tinggi. Toko-toko kaset dari yang original hingga bajakan masih banyak peminat. Sehingga tak heran, seringkali kehabisan kaset dan harus memesan jauh-jauh hari untuk data agar tidak kehabisan. Lagu favorit saya waktu itu adalah Up Town Girl. Walaupun baru benar-benar paham makna lagu tersebut saat mulai memasuki bangku SMP, nampaknya saya suka dengan visualisasi video-klip lagu Up Town Girl. Claudia Chiffer sebagai model, tampil dengan fascinator hat khas perempuan bangsawan Inggris yang datang ke sebuah kafe, dan memikat para bartender yang adalah personil Westlife sendiri. Dan begitulah kira-kira visual singkat dari video klip Up Town Girl.
![]() |
| Claudia Chiffer with Fascinating Hat (Picture by : Youtube) |
***
Hingga Oktober 2018 lalu, Westlife mengumumkan bahwa mereka akan melakukan Reuni Concert yang akan diselenggarakan dengan tour. Rasanya senang sekali saat menemukan kenangan masa kecil kembali hadir. Menemani tumbuh hingga remaja dengan lagu-lagu Westlife yang ringan namun dalam terasa nyaman. Meskipun pada masa itu tidak banyak teman-teman seumuran menyukai selera musik yang sama. Penantian selama bertahun-tahun akan kerinduan mendengarkan lagu terbaru Westlife akhirnya dapat terbayarkan. Hingga menjelang pergantian tahun 2019, tahu-tahu saja sudah berjalan sepuluh hari. Percayalah, menunggu tak selamanya terasa lama. Seperti menunggu Westlife kembali merilis single terbaru, berjudul Hello My Love. Lebih menyenangkan lagi karena ternyata dalam single Hello My Love ini, Ed Sheeran juga turut ambil bagian dalam penulisan lagunya (masih inget dong betapa meltingnya lirik dalam Photograph, Thinking Out Loud dan Perfect), bisa bayangkan unsur romantis semakin mengena dalam lagu Hello My Love ini. Sewaktu kecil dulu, saya mungkin hanya sekedar menyukai lagu-lagu Westlife karena sekedar easy-listening, tanpa memahami makna lagu. Kini di usia yang hampir seperempat abad, saya semakin paham kenapa para remaja saat Westlife masih kinyis-kinyis bisa histeris setengah mati.
***
Jika kembali dipahami, lagu Hello My Love ini berkisah tentang lelaki yang sangat bersyukur memiliki seseorang, yang berhati malaikat, sangat baik – bahkan kebaikannya seringkali dimanfaatkan oleh orang lain. Namun tetap saja dia melakukan kebaikan itu, seperti tidak ada orang yang menyakitinya. Kekasihnya merasa tidak pernah cukup melakukan kebaikan. Saat si lelaki bahkan dunia membuat sang kekasih marah, ia bahkan masih memancarkan aura positifnya. Dan karenanya, ia bersyukur karena mereka saling mencintai, karena kekasihnya adalah seseorang yang sepanjang hidupnya ia cari.
***
Well, seperti lagu-lagu pop Westlife yang ringan namun dalam, lagi-lagi dengan sentuhan Ed Sheeran, membuat pendengarnya menjadi semakin jatuh hati. Pada awalnya, mungkin biasa saja. Namun lambat laun, ketika semakin paham dengan makna dari lagu tersebut, kemungkinan memutar lagu berkali-kali lipat sepertinya sudah menjadi kebiasaan.
And now I found someone with all the boxes that I want ticked
'Cause your love is all I ever wanted
Set my heart on fire, I needed something
This is all I wanted to be, you and I
Westlife - Hello My Love
Dan jika suatu hari nanti ketika ada seseorang yang menyanyikan ini untuk saya, rasa-rasanya dengan cepat juga ingin segera membalas Hello juga my love!


0 comments